Para Casts Film ‘JINGGA’ Merasa semangant, Karna Pengalaman Syuting di SLB

Para Casts Film 'JINGGA' Merasa semangant, Karna Pengalaman Syuting di SLB

Para Casts Film ‘JINGGA’ Merasa semangant, Karna Pengalaman Syuting di SLB

Infofilm21.com –┬áMeski para tunanetra melihat dunia yang berbeda dengan kita, namun ada banyak hal positif, semangat, bahkan inspirasi yang mereka perlihatkan. Inilah yang kemudian diangkat bahkan dirasakan langsung oleh para pemain film JINGGA.
“Sebelum syuting kami diajak ke SLB yang akan jadi tempat syuting. Kami observasi sendiri di situ. Yang paling penting saat itu adalah mencari gimana riangnya mereka. Itu jadi pelajaran banget buat saya. Saya lihat ada dua orang anak itu ada yang jalan berlawanan kaya mau tabrakan dan saling sapa, saya pikir bakal tabrakan ternyata nggak.

“Mereka ini semangat gak ada yang sedih. Ada kepala konselor SLB itu namanya pak Tri yang tunanetra juga. Dia bilang ketika kita kehilangan satu indra, yang lain itu akan jadi kuadrat,” sambung Bob.

“Mereka tuh cerita soal kenapa bisa jadi tunanetra itu riang banget. Kaya gak ada yang perlu disesali. Dengan kekurangan yang mereka punya itu jadi semangat hidup mereka. Tuhan ambil satu indra dari mereka, tapi ada banyak hal yang bisa mereka bikin. Ada anak SD yang lari cepet gitu tiba-tiba langsung masuk kelas. Dia tahu berapa langkah dia sampai di kelasnya,” Aufa menjelaskan dengan antusias.

“Cara melihat mereka tuh beda. Mereka bisa tahu ini siapa dari wanginya atau sentuhan,” aku Lola.

Merasa mendapat semangat dan kekuatan lain, Lola Amaria pun menantang para pemeran mudanya itu untuk langsung melakukan syuting di salah satu Sekolah Luar Biasa. Bukan cuma itu saja, bahkan Lola yang bertindak sebagai producer sekaligus director itu juga kembali menantang mereka untuk membuat lagu yang ditampilkan dalam film tersebut.

“Saya memang gak mau pakai lagu orang karena akan artificial dan gak ada tantangan. Dua minggu sebelum syuting saya lepas mereka di SLB dan kenalkan mereka pada karakter mereka masing-masing. Untungnya Bob juga udah pernah ciptain lagu, Marun juga nyerahin beberapa lagu. Akhirnya lagu mereka ini dipakai untuk theme song film ini,” jelas Lola.

“Gue udah punya satu bait lirik yang belum selesai. Akhirnya mbak Lola minta gue bikin lagu. Terus tiga hari gue serahin liriknya ke mbak Lola dan teman-teman bantu aransemen lagunya bareng,” Bob mengakhiri pembicaraan.

By Infofilm21.com

Info Film Lainnya :